Pages

Batman Begins - Diagonal Resize

Kamis, 08 Januari 2015

VALIDITAS BUTIR INSTRUMEN DENGAN EXCEL


Pengantar
Dalam praktikum ini anda akan menggunakan excel untun manghitung validitas butir. Topik yang di pelajari meliputi : (1) validitas butir untuk instrumen non-tes (angket) yang umumnya memiliki skor yang berkisar antara 1 dengan 5, dan (2) validitas butir untuk instrumen tes yang memiliki skor 1 atau 0 (benar atau salah).
Secara umum. Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghitung validitas butir ialah :
  •  Hitung skor total untuk tiap responden
  • Hitung korelasi skor butir dengan skor total
  • Tetapkan nilai kritis berdasarkan tabel
o   Tentukan status butir dengan cara :
  • Berikan label “Valid” pada butir dengan nilai korelasi > nilai kritis
  •  Beriakan label “Drop” pada butir dengan nilai korelasi < nilai kritik
Perbedaan perhitungan validitas pada instrumen tes dan nontes terletak pada perhitungan korelasi. Pada instrumen nontes di gunakan korelasi produk momen. Sedangkan pada instrumen tes di gunakan korelasi biserial titik (point biserial).
Tujuan
Setelah mempelajari modul ini, anda diharapkan  dapat :
·         Menghitung veliditas butir untuk instrumen non-tes
·         Menghitung validitas butir untuk instrumen tes
A.  Validitas Butir Instumen Non – Tes
Untuk kegiatan belajar ini gunakan data yang telah anda buat pada modul 1 akan tetapi sesuaikan data pada yang tertera pada gambar 4-1.
1.      Menghitung skor total
Penghitungan skor total tak perlu anda lakukan, karena sudah di kerjakan pada modul 1
2.      Menghitung korelasi skor butir dengan skor total
Kita akan menghitung korelasi skor butir 1 dengan skor total. Langkah-langkah
untuk menghitung nilai korelasi tersebut adalh sebagai berikut :
  • Tuliskan korelasi butir pada sel A23
  • Tempatkan kursor pada sel B23
  • Tuliskan = CORREL(B3:B22;$L$3:$L$22)
  • Tekan enter
  • Blok dari sel B23 sampai sel K23
  • Tekan Ctrl-R
3.      Menetapkan nilai kritis
Nilai kritis di tentukan berdasarkan tabel nilai kritis korelasi yang di sajikan pada lampiran. Nilai kritis bergantung pada ukuran sampel (n) dan taraf signifikan (alpha). Sebagai contoh untuk n = 20 dan alpha = 0,05 di peroleh nilai kritis menggunakan tabel pada lampiran adalah sebagai berikut ini :
  • Tentukan nilai n, yaitu ukuran sampel
  • Pada baris niali n tersebut carilah bilangan di bawah kolom yang menunjukkan taraf signifikan (alpha)
  • Tuliskan bilangan tersebut pada sel B24
  • Blok sel B24 sampai sel K24
  • Tekan CTRL-R
  • Tuliskan nilai kritis pada sel A24
Menentukan status butir untuk menentukan status butir lakukan langkah-langkah beerikut ini :
  • Tetapkan kursor pada sel B25
  • Tuliskan = IF (B23>B24;”Valid”;”Drop”)
  • Tekan enter
  • Blok sel B25 sampai sel K25. Lalu tekan Ctrl-R 
 


 


B.  Validitas Butir Instrumen Tes
Untuk kegiatan praktikum lanjutan ini di gunakan data yang terlihat pada gambar 2-3.
a.     Menghitung Skor Total
Lakukan perhitungan skor total, yaitu dengan cara berikut ini:
  •  Pada sel L2 tuliskan skor total
  • Pada sel L3 tuliskan = SUM(B3:K3)
  • Tekan enter
  • Blok dari sel L3 sampai sel 22
  • Tekan Ctrl-D
b.    Menghitung korelasi skor butir dengan skor total
Untuk skor dikotomis (1 atau 0), perhitungan korelasi skor butir dengan skor total sedikit rumit karena tidak tersedia fungsi dalam excel yang dapat kita gunakan untuk menghitung korelasi biserial titik ialah :





 

Untuk menghitung korelasi biserial titik, oleh karena itu, akan kita hitung terlebih dahulu nilai  p,q  ,dan  

Pertama, kita hitung p dengan cara sebagi berikut :
  •  Tuliskan p pada sel A23 
  •  Tempatkan kursor pada sel B23
  • Tuliskan =SUM(B3:B22)/20
  • Tekan ENTER
  •  Blok dari sel B23 sampai K23
  • Tekan CTRL+R

Kedua, kita hitung nilai q untuk tiap butir dengan cara sebagai berikut :
·         Tuliskan q pada sel A24
  •  Tempatkan kursor pada sel B24 
  •  Tuliskan =1-B23
  • Tekan ENTER
  • Blok dari sel B24 sampai K24
  • Tekan CTRL+R
Ketiga, kita hitung  atau rerata (xi)/rerata skor yang menjawab benar dengan cara sebagai berikut:
  •   Tuliskan Rerata skor menjawab benar pada sel A25
  •  Tempatkan kursor pada sel B25
  •  Tuliskan =SUMIF(B3:B22;">0";$L$3:$L$22)/SUMIF(B3:B22;">0") 
  •  Tekan ENTER
  • Blok dari sel B25 sampai K25
  • Tekan CTRL+R
Keempat, kita hitung nilai rata-rata skor total. Untuk memudahkan perhitungan korelasi, rata-rata skor total tersebut akan kita tuliskan untuk masing-masing butir, meskipun nilainya sama
  • Tuliskan Rerata skor total pada sel A26
  •  Tempatkan kursor pada sel B26
  •  Tuliskan =AVERAGE($L$3:$L$22)
  • Tekan ENTER
  • Blok dari sel B26 sampai K26 
  •  Tekan CTRL+R

Kelima, kita hitung simpangan baku skor total dengan cara sebagai berikut:

  • Tuliskan Simpangan Baku pada sel A27
  • Tempatkan kursor pada sel B27
  • Tuliskan =STDEV($L$3:$L$22)
  •  Tekan ENTER
  • Blok dari sel B27 sampai K27
  • Tekan CTRL+R

Keenam, merupakan langkah terakhir untuk menghitung korelasi biserial titik, yaitu dengan cara:
  • Tuliskan r-pbi pada sel A28
  • Tempatkan kursor pada sel B28
  • Tuliskan =((B25-B26)/B27)*(SQRT(B23/B24))
  • Tekan ENTER
  • Blok dari sel B28 sampai K28
  • Tekan CTRL+R

Ketujuh, untuk mempermudah memposes, tuliskan nilai kritis korelasi biserial titik untuk tiap butir (nilai kritis/tabel sama nilainya). Nilai kritis tersebut dapat diperoleh dari tabel terlampir. Caranya adalah sebagai berikut :
  •  Lihat tabel pada lampiran untuk menentukan nilai kritis (untuk kasus kita diperoleh 0,444)
  • Tuliskan Nilai Kritis/Tabel tersebut pada sel B29
  • Tuliskan r-kritis pada sel A29
  •  Blok dari B29 sampai K29
  •  Tekan CTRL+R
Kedelapan, tetapkan status butir dengan cara sebagai berikut :
  • Tuliskan status butir pada A30
  • Tempatkan kursor pada sel B30
  • Tulis =IF(B28>B29;"Valid";"Drop")Tekan ENTER
  • Blok dari sel B30 sampai K30
  • Lalu tekan CTRL+R
 

13 komentar :

  1. tabel terlampir untuk nilai kritisnya mana ya mas?

    BalasHapus
  2. Nilai kritisnya liat dari tabel r product moment? Thanks before.

    BalasHapus
    Balasan
    1. https://junaidichaniago.wordpress.com/2010/05/18/cara-lebih-praktis-menghitung-nilai-r-tabel-metode-excel/

      Hapus
  3. Kalau toturial uji reliabilitas kr 20 nya ada kak?

    BalasHapus
  4. Mau tanya kak dibagian ke tiga >0 maksudnya apa? Thanks.

    BalasHapus
  5. untuk N=68, r tabelnya berapa mbk?

    BalasHapus
  6. Dipraktekin semua yg lain bisa tapi kenapa rumus xi rata rata skor gak bisa ya?

    BalasHapus
  7. kenapa saya p,q nya nilainya 1 yah dari 35 soal dan respondennya 40

    BalasHapus
  8. nilai p-value bisa ga ya lewat excell ??

    BalasHapus
  9. Terima kasih banget untuk tutorialnya

    BalasHapus
  10. kenapa punyaku pas cari.rpbi nya gabisa ya di excel hasilnya NIM

    BalasHapus